BERITA

07
NOV
2018
Jelang Pemilu 2019, Bupati Bondowoso Minta Seluruh Kades Netral
  • Administrator

BONDOWOSO – Selama masa kampanye Pemilu 2019, seluruh pimpinan daerah, mulai yang tertinggi hingga tingkat desa, dilarang ikut berkampanye. Untuk itu, jelang pesta lima tahunan ini, Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, meminta agar seluruh Kades bersikap netral.

Menurutnya, netralitas aparat dan pimpinan daerah, menjadi kunci dalam menciptakan keamanan dan kedamaian di tengah-tengah masyarakat, selama masa-masa tahapan Pemilu.

Bahkan, saat mengahdiri acara Kunker Pembinaan DD/ADD, di Kecamatan Wringin, Rabu (7/11/2018). Pihaknya mewanti-wanti dan berharap aparat desa betul-betul menjaga netralitas.

“Penting juga Camat dan Kepala Desa turut membantu KPU, dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, untuk menyalurkan hak pilih mereka. Tentu, ini ujungnya adalah meningkatkan partisipasi pemilih,” imbaunya.

Dia juga menjelaskan, bahwa antensi terhadap rendahnya tingkat pemilih, bukan hanya tugas KPU. Tapi, camat dan kepala desa, juga punya tugas memberikan pemahaman, kepada masyarakat agar partisipasi pemilih, khusukhus di Bondowoso meningkat.

“Mungkin, masyarakat kurang mengetahui karena kruang menarik. Maka saya harapkan ke depan kita melaksanakan Pilpres dan Pileg disamping aman dan damai, partisipasi pemilih juga betul-betul tinggi,” pungkasnya.

Sekedar info, berikut tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2019 yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU), sejak 23 Sepetmber hingga 13 April 2018, masuk masa kampanye Pileg dan Pilpres.

Kemudian, pada 22 September 2018 sampai 2 Mei 2019, tahapan laporan dan audit dana kampanye. Selanjutnya, pada 14 April 2019 hingga 16 April 2019, masa tenang. 18 April-22 Mei 2019 pelaksanaan rekapitulasi perhitungan suara.

Maka, tahapan demi tahapan dalam Pemilu 2019, Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, meminta seluruh pimpinan daerah, mulai yang tertinggi hingga tingkat desa, terutam pada Kades, diharapkan bersikap netral.

Galeri Kegiatan