BERITA

07
NOV
2018
Pariwisata Bondowoso Mulai Rayu Investor Asing
  • Administrator

BONDOWOSO – Pengembangan sektor pariwisata di Bondowoso, terus ditingkatkan. Kali ini, Pemkab Bondowoso, mulai ‘merayu’ investor asing, dalam hal ini kamar dagang Perancis.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bondowoso, Harry Patriantono, wabup Irwan Bachtiar Rahmat bertemu dengan sejumlah pihak, di antaranya pimpinan investor, dan delegasi kamar dagang Perancis. Kemudian dengan asosiasi pelaku pertambangan.

Ia mengatakan, untuk kamar dagang Perancis, pihaknya menawarkan kawasan Ijen dan Pegunungan Hyang. Hal ini sesuai dengan RIPDA (Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah) yang sedang diusulkan menjadi Perda.

“Di dalamnya itu disebutkan bahwa KSPD atau Kawasan Strategis Pariwisata Daerah di Bondowoso yakni di wilayah Kecamatan Ijen. Ini lantaran Ijen menjadi KSPN atau Kawasan Strategis Pariwisata Nasional,” katanya, Senin (5/11/2018).

Harry menuturkan, pihaknya tidak hanya fokus pada KSPD, karena hal itu akan menjadi ranah provinsi dan nasional. Pihaknya akan komunikasi untuk mendatangkan investasi di sana (Ijen).

Ia juga mengatakan akan mengembangkan potensi yang ada di Pegunungan Hyang, di wilayah barat. Harry mengaku belum menyentuh sama sekali kawasan Hyang karena keterbatasan anggaran dan SDM.

Sementara, lanjut dia, pihak kamar dagang Perancis meminta dokumen dalam bentuk soft copy, yaitu daerah-daerah mana yang bisa dikembangkan oleh investor.

“Ini akan terus kami komunikasikan, sampai saat ini kami terus berkomunikasi dengan delegasi kamar dagang Perancis,” terangnya.

Ia sendiri mengaku, dipilihnya kamar dagang Perancis untuk ‘dirayu’. Karena, wisatawan mancanegara yang datang ke pariwisata di Bondowoso, khususnya ke Ijen, terbanyak datang dari Perancis dan Belanda.

Galeri Kegiatan